BINUS Film Raih Prestasi Internasional melalui “Samudra Batin” di AI Meets Traditional Culture – China-Indonesia Youth AI Visual Works Exhibition
Pada 29 April 2026, Program Studi Film BINUS University kembali memperluas jejak globalnya lewat kolaborasi strategis bersama Shanghai Vancouver Film School (SHVFS) dan Shanghai International Cultural Association. Sinergi internasional ini terwujud dalam ajang pameran dan kompetisi bertajuk “AI Meets Traditional Culture” 2026, sebuah inisiatif yang mengeksplorasi perpaduan antara kecerdasan buatan (AI) mutakhir dengan pelestarian warisan budaya manusia.
Antusiasme terhadap ajang ini sangat tinggi, terbukti dengan masuknya hampir 500 karya kreatif dari para kreator muda di Indonesia dan Tiongkok. Karya-karya tersebut mencakup beragam medium, mulai dari video, ilustrasi, komik, hingga buku cerita visual (visual storybooks) yang digenerasikan menggunakan kecerdasan buatan. Dari ratusan pendaftar, 50 karya terbaik berhasil dikurasi untuk dipamerkan secara eksklusif di Jakarta dan Shanghai, membawa pertukaran budaya seperti perpaduan elemen batik, wayang, hingga budaya Tiongkok.
Rangkaian acara semakin kaya dengan diselenggarakannya panel diskusi “AI Empowering Traditional Culture and Film Education” yang mempertemukan Jerry Fan (kreator konten dan praktisi industri) dengan Adilla Amelia (Head of Film Program BINUS University) untuk bertukar wawasan tentang pendidikan film. Dalam sambutannya, Danendro Adi selaku Dekan School of Design BINUS University dan David Chen selaku Vice-President SHVFS juga menegaskan sebuah filosofi inti: teknologi AI difungsikan sebagai co-pilot yang membantu eksekusi ide, bukan pengganti esensi kreativitas. Visi, emosi, dan makna penceritaan harus tetap berpusat pada sentuhan manusia.
Puncak acara seremonial ini menjadi momen kebanggaan yang luar biasa bagi BINUS Film. Film berbasis AI karya mahasiswa BINUS berjudul “Samudra Batin” sukses mencetak prestasi di antara 10 karya yang mendapat penghargaan tertinggi. Digarap oleh sekelompok mahasiswa Film: Elijah Caleb Yael Sakti, Merin Grescia Natali, Meitry Yeo, Rocky Marciano Wowor, dan Yashn Rajkumar Asrani, “Samudra Batin” berhasil membawa pulang gelar Juara 2 (2nd Place) di ajang internasional ini.
Keberhasilan “Samudra Batin” dan kelancaran eksibisi kolaboratif ini menjadi bukti kuat bahwa BINUS Film terus mencetak generasi pembuat film yang adaptif. Para mahasiswa didorong untuk menguasai medium penceritaan masa depan (transmedia storytelling), bersaing secara global, dan membuktikan bahwa teknologi mutakhir dapat berjalan harmonis dengan jiwa seni manusia.
#BINUSFilm #AIMeetsTraditionalCulture #SHVFS #SamudraBatin #TransmediaStorytelling







Comments :